Shawn Mendes
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 April 2017
Rabu, 29 Maret 2017
PRAKTIKUM GELOMBANG LONGITUDINAL DAN TRANSVERSAL
PRAKTIKUM GELOMBANG LONGITUDINAL DAN TRANSVERSAL
Nama Kelompok :
1. Alessa Melva Devandra (01)
2. Gilang Cahya Nusantara (11)
3. Ishma Laili Nurhatika (14)
4. Ni'matu Rahmah (22)
Gelombang adalah gejala rambatan dari suatu getaran, dalam kehidupan sehari hari kita akan banyak menjumpai aktifitas yang berhubungan atau menghasilkan gelombang, contohnya adalah jika kita memegang tali, ujung tali satu dikaitkan di tiang, dan ujung tali satunya di gerakkan, maka getaran tali tersebut akan merambat ke semua sisi tali tersebut, getaran itulah yang disebut dengan gelombang. Dan perlu diketahui bahwa gelombang mengikuti jalan yang sama, dan memiliki jalur yang berlawanan dari jalur transfer energy, misalkan saja sebuah tali dtrasfer energy dari kanan ke kiri, maka gelombang tersebut akan berjalan baik dari kanan kekiri atau dari kiri kekanan. Selain gelombang pada tali, air laut, radio, suara dan cahaya juga memiliki gelombang.
Rabu, 22 Februari 2017
PEMANFAATAN SISTEM SONAR
PEMANFAATAN SISTEM SONAR
a) Gelombang ultrasonik dimanfaatkan untuk mengamati janin bayi dalam kandungan, yang dikenal dengan ultrasonografi (USG). Alat ini akan memancarkan berkas ultrasonik ke rahim ibu hamil, kemudian melacak perubahan frekuensi bunyi mantul dari jantung yang berdenyut dan darah yang beredar. Pancaran pendek dari
2. Pemanfaatan Sistem Sonar
Berikut beberapa pemanfaatan gelombang ultrasonik pada kehidupan manusia:
a) Gelombang ultrasonik dimanfaatkan untuk mengamati janin bayi dalam kandungan, yang dikenal dengan ultrasonografi (USG). Alat ini akan memancarkan berkas ultrasonik ke rahim ibu hamil, kemudian melacak perubahan frekuensi bunyi mantul dari jantung yang berdenyut dan darah yang beredar. Pancaran pendek dari
ultrasonik akan menghasilkan gambar penampang badan manusia. Denyut yang menabrak janin dan tulang belakang akan terpantul. Komputer menyimpan intensitas setiap denyut dan waktu arah gemanya. Berdasarkan data, komputer akan menghitung kedalaman dan
SISTEM SONAR
SISTEM SONAR
1. Sistem Sonar
Beberapa mamalia akan menggunakan daun telinga mereka untuk mengarahkan suara ke dalam saluran pendengarannya. Sistem ini disebut sistem sonar yaitu sistem yang digunakan untuk mendeteksi tempat dalam melakukan pergerakan dengan deteksi suara frekuensi tinggi (ultrasonik). Sonar atau Sound Navigation and Ranging merupakan suatu metode penggunaan gelombang ultrasonik untuk menaksir ukuran, bentuk, dan kedalaman benda-benda.
MEKANISME PENDENGARAN PADA MANUSIA
MEKANISME PENDENGARAN PADA MANUSIA
Proses mendengar pada manusia melalui beberapa tahap. Tahap tersebut diawali dari lubang telinga yang menerima gelombang dari sumber suara. Gelombang suara yang masuk ke dalam lubang telinga akan menggetarkan gendang telinga (yang disebut membran timpani). Getaran membran timpani ditransmisikan melintasi telinga tengah melalui tiga tulang kecil, yang terdiri atas tulang martil, landasan, dan sanggurdi. Telinga tengah dihubungkan ke faring oleh tabung eustachius. Getaran dari tulang sanggurdi ditransmisikan ke telinga dalam melalui membran jendela oval ke koklea. Koklea merupakan suatu tabung yang bergulung seperti rumah siput. Koklea berisi cairan limfa. Getaran dari jendela oval ditransmisikan ke dalam cairan limfa dalam ruangan koklea. Di bagian dalam ruangan koklea terdapat organ korti. Organ korti berisi carian selsel rambut yang sangat peka. Inilah reseptor getaran yang sebenarnya. Sel-sel rambut ini akan bergerak ketika ada getaran di dalam koklea, sehingga menstimulasi getaran yang diteruskan oleh saraf auditori ke otak, secara skematis proses mendengarINDERA PENDENGARAN PADA MANUSIA
INDERA PENDENGARAN PADA MANUSIA

Telinga merupakan indra untuk mendengar. Setiap hari kita mendengarkan bermacam-macam suara, tetapi tidak semua suara dapat kita dengar. Telinga kita hanya mampu mendengarkan suara yang berfrekuensi antara 20 – 20.000 getaran per detik (Hertz/Hz).
Telinga dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian dalam.

Telinga bagian luar (a) terdiri atas daun telinga dan lubang telinga. Daun telinga berfungsi membantu memusatkan suara yang masuk ke lubang telinga dan lubang telinga menyalurkan suara ke selaput gendang telinga.
Telinga bagian tengah (b) terdiri atas selaput gendang telinga dan tulang-tulang pendengaran. Selaput gendang berfungsi menangkap suara dari lubang telinga. Tulang-tulang pendengaran berfungsi meneruskan getaran suara. Getaran suara tersebut berasal dari selaput gendang menuju telinga bagian dalam. Selain itu, pada telinga bagian tengah pun terdapat saluran yang menghubung-kan telinga dengan pangkal tenggorokan. Saluran ini dinamakan saluran Eustashius. Saluran ini berfungsi mengatur tekanan udara di dalam dan di luar telinga tetap seimbang.
Telinga bagian dalam (c) terdiri atas rumah siput dan alat keseimbangan. Rumah siput memiliki sel saraf. Rumah siput berfungsi sebagai penerima getaran suara dari tulang pendengaran. Getaran suara yang diterima dikirim kan oleh sel saraf ke otak.
Bunyi
Bunyi
Bunyi merupakan gelombang mekanik yang dalam perambatannya arahnya sejajar dengan arah getarnya (gelombang longitudinal).
Syarat terdengarnya bunyi ada 3 macam:
- Ada sumber bunyi
- Ada medium (udara)
- Ada pendengar
Sifat-sifat bunyi meliputi :
- Merambat membutuhkan medium
- Merupakan gelombang longitudinal
- Dapat dipantulkan
Gelombang
Gelombang
1. PENDAHULUAN
Berdasarkan medium perambatannya, gelombang dikelompokkan menjadi dua, yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. Gelombang mekanik yaitu gelombang yang memerlukan medium di dalam perambatannya. Contoh gelombang mekanik antara lain: gelombang bunyi, gelombang permukaan air, dan gelombang pada tali. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium dalam perambatannya. Contoh : cahaya, gelombang radio, gelombang TV, sinar – X, dan sinar gamma.
GETARAN
GETARAN
Pengertian Getaran
a. Definisi Getaran
Getaran adalah gerak bolak – bolik secara berkala melalui suatu titik keseimbangan. Pada umumnya setiap benda dapat melakukan getaran. Suatu benda dikatakan bergetar bila benda itu bergerak bolak bolik secara berkala melalui titik keseimbangan.
Getaran adalah gerak bolak – balik di sekitar titik setimbang;
2 = titik setimbang ; 1 dan 3 = titik terjauh (Amplitudo);
Senin, 13 Februari 2017
PRAKTIKUM UJI URIN
PRAKTIKUM UJI URIN

DISUSUN OLEH:
- DEMAS ATHA RAMADHAN /09
- HUWAIDAA' 'ADZROO' 'ADAWIYYAH /13
- ISHMA LAILI NURHATIKA /14
- NI'MATU RAHMAH /22
TUJUAN PRAKTIKUM:
Untuk mengetahui adanya kandungan protein dan gula dalam urin.
Senin, 06 Februari 2017
Mekanisme yang Terjadi didalam Kandung Kemih
Mekanisme yang Terjadi didalam Kandung Kemih
JUL
Mekanisme proses Miksi ( Mikturisi ) Miksi ( proses berkemih ) ialah proses di mana kandung kencing akan mengosongkan dirinya waktu sudah penuh dgn urine. Mikturisi ialah proses pengeluaran urine sebagai gerak refleks yang dapat dikendalikan (dirangsang/dihambat) oleh sistim persarafan dimana gerakannya dilakukan oleh kontraksi otot perut yg menambah tekanan intra abdominalis, dan organ organ lain yang menekan kandung kencing sehigga membantu mengosongkan urine ( Virgiawan, 2008 ).
Mengapa Sampah-Sampah dalam Tubuh harus Dikeluarkan?
Mengapa Sampah-Sampah dalam Tubuh harus Dikeluarkan?
Bagaimana Bila Tidak Dikeluarkan?
Pada tubuh manusia terdapat benyak kotoran yang harus selalu terus-menerus dibersihkan demi kebaikan manusia tersebut. Dari mulai ujung rambut hingga ujung kaki semuanya bisa menghasilkan kotoran yang apabila dibiarkan kotor terus-menerus bisa membawa dampak yang tidak baik bagi kesehatan. Berbagai peralatan dan teknik perawatan tubuh yang ada saat ini memudahkan manusia untuk membuat dirinya sendiri bersih dari berbagai kotoran yang dihasilkannya.
Sampah-Sampah yang dikeluarkan oleh Tubuh
Sampah-sampah yang dikeluarkan oleh tubuh
- Tubuh kita itu mengeluarkan sampah. Contoh sampah yang dikeluarkan dalam tubuh kita ini adalah :
- Air seni : Cairan sisa yang diekskresiakan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinisasi
Senin, 30 Januari 2017
LAPORAN PRAKTIKUM RESPIRASI
LAPORAN PRAKTIKUM RESPIRASI
DISUSUN OLEH :
- Ni'matu Rahmah (22)
- Rahardian Ariana Putri (23)
- LANGKAH KERJA
A. Pernapasan Dada Letakkan tangan di dada. Tarik napas dengan menggembungkan dada, kemudian
hembuskan. Jika perlu, ulangi langkah ini beberapa kali.
LAPORAN PRAKTIKUM DENYUT NADI
LAPORAN EKSPERIMEN
DENYUT NADI
Disusun oleh :
1. Berlian Nurul Insani (06)
2. Ishma Laili Nurhatika (14)
3. M. Hanif Aviceina (19)
4. Ni'matu Rahmah (22)
PRAKTIKUM DENYUT NADI
LANGKAH KERJA:
- Berkumpullah dengan teman satu kelompokmu
- Gunakan dua jarimu (selain ibu jari) untuk menemukan denyut nadi pada pergelangan tangan temanmu.
- Hitung denyut nadi pada pergelangan tangan teman kamu selama 15 detik, kemudian kalikan hasilnya dengan 4.
- Mintalah temanmu untuk berlari-lari kecil selama satu menit.
- Ulangi langkah kegiatan 1 – 3 kembali.
Data Hasil Pengamatan :
Nama Siswa
|
Denyut Nadi Sebelum Berlari (15 detik) (dikali 4)
|
Denyut Nadi Setelah Berlari Selama 1 Menit (15 detik)
|
Ni’ma
|
100
|
112
|
Ishma
|
76
|
120
|
Nurul
|
84
|
128
|
Hanif
|
96
|
120
|
Rabu, 25 Januari 2017
Model Tiruan Darah
LAPORAN EKSPERIMEN
MODEL TIRUAN DARAH
Disusun oleh :
1. Berlian Nurul Insani (06)
2. Ishma Laili Nurhatika (14)
3. M. Hanif Aviceina (19)
4. Ni'matu Rahmah (22)
Langganan:
Postingan (Atom)









